Home » , , , , , , » Kemampuan Untuk Berpikir Analitis

Kemampuan Untuk Berpikir Analitis

Banyaknya pemain yang meramaikan forex trading menjadikan transaksi begitu likuid sehingga forex trading disebut sebagai high speed trading. Dengan banyaknya pelaku pasar forex maka penawaran dan permintaan setiap saat dapat membentuk keseimbangan yang baru sehingga perputaran uang dapat terjadi demikian cepat.

Dalam pasar forex yang likuid maka ritme transaksi ( jual dan beli) juga dapat berlangsung dengan cepat. Jika transaksi dapat berlangsung sedemikian cepat, berarti dalam waktu yang relatif singkat kita dapat mengambil keuntungan dan dalam waktu yang sekejab juga kita akan mengalami kerugian.

Mengingat pasar forex adalah pasar yang likuid maka dalam waktu yang relative cepat orang mempunyai kesempatan untuk mengambil selisih harga dengan cepat pula.

Disaat seseorang memutuskan untuk memasuki dunia trading, ia harus menyadari dari awal bahwa pasar yang sedang ia hadapi adalah pasar yang sensitive. Pasar ( pergerakan harga) terbentuk oleh kompleksitas antara faktor-faktor fundamental dan faktor resiko. Dari situ, level harga terbentuk sebagai sebuah keseimbangan.

Dalam dunia trading, kita harus jeli dalam membaca pasar. Untuk itu dibutuhkan dan perlu dikembangkan sikap analitis agar dapat selalu memantau dan mengevaluasi pergerakan harga. Artinya, seorang trader juga harus mampu menjadi analis pasar forex.

Menjadi seorang analis berarti mengembangkan daya berpikir yang analitis. Pertanyaan-pertanyaan kritis selalu muncul, dan setiap pertanyaan yang muncul dalam dalam benak atau pikiran seharusnya mendapatkan penjelasan yang logis.

Seorang trader harus mengetahui apa yang menyebabkan harga bergerak naik atau mengapa harga tiba-tiba melonjak turun dan masalah lainnya yang terkait dengan forex trading. Menjadi seorang analis berarti menjadi pengamat pergerakan forex.

Pengamatan yang dilakukan dari waktu ke waktu sedikit banyak akan membuat trader belajar membaca pola pergerakan pasar. Jika seseorang melakukan pengamatan secara manual pada harga, tentu saja ia akan menemukan fakta bahwa pada saat ini harga sedang bergerak naik 1 pips atau sedang menurun sebanyak 1 pips.

Seorang trader dituntut mempunyai keahlian lebih dari sekedar melihat 'harga sedang bergerak", melainkan menemukan pola pergerakan harga dalam indikator.